Pasar DDR4 consumer sedang memperlihatkan kondisi yang tampak kontradiktif: permintaan transaksi melemah, tetapi harga belum ikut jatuh. Data spot terbaru menunjukkan pembeli semakin berhati-hati terhadap DDR4 dan DDR5 branded, sementara supplier tetap mempertahankan penawaran tinggi. Akibatnya, pasar menjadi sepi tanpa otomatis menjadi murah.
Transaksi melemah bukan berarti suplai melimpah
TrendForce mencatat perdagangan DRAM spot pada awal September 2026 tetap lesu. Minat terhadap chip DDR4 branded melemah, tetapi keteguhan harga dari supplier menjaga harga spot di level tinggi. Ini lebih menyerupai kebuntuan antara penjual dan pembeli daripada awal dari koreksi besar.
Pembeli consumer sudah mencapai batas toleransi harga. Mereka menunda pembelian atau hanya mencari listing murah, sedangkan supplier belum terdorong melepas stok secara agresif. Volume transaksi yang rendah karena harga terlalu mahal tidak sama dengan oversupply.
DDR4 tidak lagi otomatis menjadi pilihan murah
Secara teori, DDR4 adalah generasi lama yang seharusnya makin murah setelah pasar berpindah ke DDR5. Namun transisi produksi tidak bekerja sesederhana itu. Ketika produsen mengurangi output DDR4 dan mengalihkan kapasitas ke DDR5 server, HBM, serta produk bermargin lebih tinggi, suplai DDR4 consumer dapat menyusut lebih cepat daripada penurunan kebutuhannya.
Kelangkaan ini sebelumnya bahkan menciptakan anomali harga: modul DDR4 berkapasitas sama sempat lebih mahal daripada DDR5. Kenaikan tajam juga membuat pembeli mengurangi restocking, sehingga laju kenaikan kemudian melambat. Perlambatan kenaikan tersebut bukan berarti harga kembali normal.
Ada koreksi di pasar bekas, tetapi baseline masih tinggi
Sinyal pelonggaran memang terlihat di pasar Huaqiangbei, Shenzhen. Harga modul DDR4 16GB bekas dilaporkan turun lebih dari 30 persen dari puncak awal 2026. Namun bahkan setelah koreksi itu, harganya masih sekitar lima sampai enam kali lebih tinggi dibandingkan setahun sebelumnya.
Artinya, koreksi barang bekas lebih tepat dibaca sebagai penolakan pembeli terhadap harga ekstrem. Itu belum cukup menjadi bukti bahwa suplai DDR4 baru telah kembali longgar.
Tambahan produksi tidak seluruhnya kembali ke PC rakitan
Micron memang menyiapkan ekspansi produksi DDR4 berbasis teknologi 1-alpha di fasilitas Manassas, Virginia. Produksi yang telah dikualifikasi ditargetkan mulai menjelang akhir 2026. Namun perusahaan menyebut ekspansi tersebut untuk mendukung kebutuhan produk dengan siklus hidup panjang. Karena itu, tambahan wafer DDR4 tidak boleh langsung diasumsikan akan membanjiri pasar DIMM consumer.
Di sisi lain, keluarnya Micron dari bisnis consumer Crucial setelah pengiriman channel berakhir pada Februari 2026 juga mengurangi salah satu jalur produk bermerek langsung ke konsumen. Micron tetap memproduksi memori, tetapi prioritas bisnis dan jalur distribusinya telah berubah.
Implikasi untuk pasar Indonesia
- Harga listing dapat turun tanpa harga pasar benar-benar pulih. Seller individual mungkin menurunkan harga untuk mempercepat penjualan, sementara replacement cost distributor tetap tinggi.
- Barang bekas akan lebih dahulu terkoreksi. Kebutuhan likuiditas seller dan lemahnya minat pembeli lebih cepat tercermin di pasar second.
- DDR4 baru masih berisiko mahal. Terutama pada kit 32GB dan 64GB dengan spesifikasi atau merek yang masih dicari.
- Membangun PC DDR4 tidak otomatis lebih ekonomis. Perbandingan harus memakai total biaya CPU, motherboard, dan RAM, bukan harga motherboard saja.
Kesimpulan
Sinyal DDR4 consumer saat ini: netral-bullish untuk harga, tetapi bearish untuk volume transaksi. Pembeli mulai menolak harga tinggi dan sebagian pasar bekas telah terkoreksi, tetapi supplier belum kehilangan pricing power. Pembalikan baru lebih meyakinkan jika harga spot dan kontrak turun konsisten, inventory consumer bertambah, serta modul baru mulai mudah ditemukan pada replacement cost yang lebih rendah.
Untuk sekarang, sepinya transaksi DDR4 bukan tanda bahwa barang sudah berlimpah. Pasar hanya sedang berada di titik ketika pembeli merasa terlalu mahal, sementara penjual belum merasa perlu menjual murah.
Sumber
- TrendForce — DDR4 dan DDR5 melemah dalam transaksi, tetapi harga supplier tetap tinggi
- TrendForce — Koreksi harga DDR4 bekas di Huaqiangbei
- TrendForce — Pasokan PC DRAM berkurang akibat realokasi menuju server
- Micron — Ekspansi produksi DDR4 1-alpha di Virginia
- Micron — Penghentian bisnis consumer Crucial
