//
01
Apakah Artikel Masih Dibaca ?
Ini pertanyaan yang 10 tahun lalu tidak relevan sama sekali dan menjadi pertanyaan yang cukup standar di era sekarang ini.
Kita mengenal sebelumnya bahwa Internet adalah pustaka berbasis teks dan gambar yang bisa diakses dan benar diakses oleh banyak orang di muka bumi, sebelum negara api menyerang.
Era berganti sejak tahun 2016 dimana video sudah mulai jadi standar baru yang waktu itu lebih banyak isinya soal hiburan dan tutorial untuk topik per-video-an juga.
Hingga tak lama dari itu, era podcast mulai masuk yang sebelumnya hanya ada di platform berbasis audio, masuk ke model video dan ternyata banyak sekali peminatnya.
Bahwa orang lebih suka dan sederhana mendengarkan orang lain bicara daripada harus baca sendiri yang aksesnya pun tidak mudah ditemukan. Ada keyword yang anehnya banyak sekali orang tidak tahu keyword apa yang perlu diketik di pencarian Google. Aneh sekali.
Tidak lama dari itu, Tiktod masuk dan mendominasi internet dengan video super pendek yang berisi hiburan dan jogetan maut, yang belakangan lebih banyak materi dari mulai gaya hidup, flexing ga penting sampai tutorial yang harusnya ga penting juga karena terlalu pendek. Dan itu disuguhkan tanpa keyword dan memang tutorialnya adalah untuk membuat video pendek juga yang memang sedang dibutuhkan oleh banyak orang.
Sehingga tidak perlu lagi orang baca tutorial yang njlimet dan penuh interpretasi pembaca.
Bahkan tutorial panjang juga orang sekarang lebih suka lihat di youtube dan rela putar video berulang sampai kuota tipis yang penting tidak baca sendiri yang lebih merepotkan.
Masihkah anda Baca artikel ?
Coba anda ingat kembali 10 menit sebelum ini anda melakukan pencarian di Google. Apa yang anda klik ? Apakah website berisi artikel panjang seperti ini ?Saya rasa tidak. Ada mode AI yang langsung berisi rangkuman dan kesimpulan yang memang sebenarnya diambil dari banyak artikel panjang yang dikumpulkan dan disimpulkan oleh AI nya Google yang sampai saat ini tidak ada namanya itu.
Kenapa begitu ? Lebih cepat dan sederhana. Benar begitu kan ?
Dan barusan saya juga tanya ke orang lain selain diri saya sendiri, apakah dalam beberapa waktu terakhir misalnya setahun terakhir pernah baca artikel panjang ?
Sudah jelas jawabannya sesuai dugaan adalah "TIDAK". Yang dibaca adalah rangkuman dari Google Ai dan juga Gemini atau ChatGPT yang bisa langsung saling bantah disana, bukan interface monoton yang bikin mata lelah.
Dan itulah yang terjadi saat ini.
Apakah data yang saya ambil hanya dari 1 dua orang cukup mewakili kebanyakan orang ?
Silahkan anda tanya diri sendiri dan orang disekitar tetangga anda yang lebih jauh, polanya sama. Bukan pasti, tapi lebih masuk akal begitu.
Dengan begitu apakah anda sedang menjadi orang asing dari sepersekian banyak orang yang kemudian membaca artikel ini ? Wah ... ngeri jika iya. Entah apa yang anda cari sebenarnya tapi anda luar biasa, luar biasa aneh.
Tapi tidak masalah, karena biar gimanapun juga anda membaca langsung dari sumber tanpa filter, bukan dari rangkuman AI nya Google yang bisa saja punya kesimpulan yang keliru.
Kemudian, apakah dengan tidak ada lagi orang yang baca artikel adalah bentuk dari kemunduran peradaban ? Tergantung juga sih, tidak sesederhana itu.
Karena pada akhirnya, orang masih baca rangkuman AI atau baca artikel berita yang isinya 2 paragraf yang isi halamannya penuh iklan.
Oh tapi ngomongin soal porta berita saat ini, juga sama saja. Isinya cuma 2 paragraf atau 3 saja yang bahkan masih dipisah berdasar paginasi beberapa halaman. Sakit memang yang setiap halamannya berisi iklan yang saling menutupi dan itu melelahkan, dan itu juga alasan kenapa orang lebih suka baca artikel yang disuguhkan AI ketimbang harus ribut dulu dengan tab yang terbuka cuma karena salah klik tanda "X" popup iklan yang sangat menjengkelkan.
Apa Artikel masih relevan ?
Nah ini sebenarnya sudah terjawab sedarai awal, bahwa meskipun orang baca rangkuman dari Google AI, rangkuman itu berasal dari artikel yang ada di internet, dan sebagian besar sekarang diambil dari forum yang rupanya masih sangat aktif seperti Reddit, yang entah gimana ceritanya itu masih terjadi.
Mungkin biasanya forum itu dipakai untuk pamer sih, yang sebelumnya lebih banyak digunakan untuk bertanya. Karena sekarang semua pertanyaan bahkan bisa dirundingkan dengan chatGPT yang sudah sangat manusiawi.
Dan artikel ini, jika berhasil di crawl oleh mesin pencari, meskipun anda tidak pernah masuk halaman ini, mungkin anda membaca pointnya di Google AI yang sudah diinterpretasikan sendiri oleh Ai tersebut untuk disuguhkan dan kemudian anda baca.
Dan yah itu memang yang terjadi saat ini.
Jadi untuk menjawab pertanyaan, apakah "Artikel Masih Dibaca ?", sebetulnya sudah terjawab, dan iya jawabannya masih, hanya saja bisa dalam bentuk dan narasi yang berbeda dan disuguhkan dengan cara yang berbeda pula.
Post a Comment
Ada pertanyaan? Diskusikan dengan penulis atau pembaca lain
Tulis Pertanyaan