Blogger Masih Relevan ?

// 01
Blogger Masih Relevan ?

 

Blogger di 2026, masih relevan ?

Saya sudah lama sekali berhenti menulis sejak 2024 sepertinya terakhir saya merilis artikel di Blog ini, yang sebelumnya juga sempat membahas soal relevansi Blogger di 2024 yang sepertinya batal saya rilis. 

Nah ini menarik, artikel tersebut batal saya rilis dengan alasan yang saya sendiri tentu sudah lupa. 

Dan untuk kali ini saya akan kembali membahas itu lagi yang saya pikir bahasan tersebut jauh lebih relevan untuk diangkat saat ini mengingat 2024 sepertinya adalah akhir dari masa artikel dan blog, kenapa ? Kita bahas.


Kita sedikit kembali ke tahun 2022 dimana ChatGPT diperkenalkan dan rilis dalam versi beta. Saya sudah ambil bagian waktu itu dengan login pakai akun Microsoft yang belakangan pilihan login akun tersebut sudah tidak ada lagi dan disatukan ke Google login dan tetap valid selama masih pakai email yang sama dengan email yang dipakai di akun microsoft. 

Kenapa kita kembali jauh ke 2022 ? Karena disitulah awal perubahan yang sangat masif ini terjadi. 
Dan transisi terbesarnya terjadi di 2024 setelah begitu banyak perdebatan soal bagaimana regulasi dan etika AI dll. 
Dan Boom ! 2025 AI menggila dan menguasai algoritma internet. 

Setiap orang kala itu sudah hidup benar-benar berdampingan dengan AI, hingga bahkan Google yang selama ini menjadi raja mesin pencari dengan menyuguhkan artikel bermutu dari website dan blog kredibel, diambil alih oleh AI yang langsung bisa menjawab dengan rangkuman dan bisa langsung diajak ngobrol. 
Hal yang sangat mustahil terjadi sebelum 2022. 


Dampaknya apa ? Semakin tidak ada ruang untuk Blog dengan artikel panjangnya bisa dibaca pengguna karena pengguna cenderung memilih jawaban cepat yang diberikan AI. Dan itu gratis. 

Sebelum menulis ini, saya juga sempet melihat ombak dengan mengetik keyword yang sama yakni "Relevansi Blogger di 2026" dan muncullah satu tulisan yang kemudian saya buka. 

Yang isinya rupanya cukup optimis sesuai jawaban yang diberikan oleh Google AI, dan Gemini yang sempat saya tanyai perihal topik ini. 

Dan ketika saya baca isinya, memang optimis bahwa Blogger masih sangat relevan di 2026 meskipun internet saat ini benar-benar didominasi AI. 

Tapi data yang tampak di artikel tersebut begini ...



Artikel yang bahkan ditulis sebelum masuk ke 2026 dengan isi yang sangat optimis terkait relevansi Blogging di 2026 dan hasilnya seperti itu. 0 Comments, 0 Views.


Tapi Bohong !

Itu cuma bug saja yang kemudian ketika saya reload, jadi begini




Ya gimana bisa 0 padahal saya ada di halaman tersebut. Aneh.


Nah melihat data itu, bahwa artikel panjang dengan durasi baca 5 menit masih dibaca oleh 1200 an orang, apakah masih positif ? Tidak.


Karena yang baca adalah para Blogger yang sedang mempertanyakan posisinya di internet saat ini, sekitar 1200 an orang bingung dan bertanya-tanya terkait kebiasaannya menulis di blog yang dulu adalah wadah dari komunitas besar, yang sekarang hening.

Silahkan bandingkan saja dengan video pendek yang ada di Tiktod atau youtube, yang bahkan tidak ada sama sekali materi dan informasi di dalamnya, ditonton ratusan ribu kali dalam seminggu penayangan bahkan kurang dari itu. 

Yes, 2026 ini yang sudah diawali di 2025 adalah jamannya konten AI berupa video pendek. 

Marketnya sangat luas dan tanpa perlu keyword, hal yang tidak ada 10 tahun lalu ketika saya masih awal-awal ngeblog. 

Kemudian, masih adakah yang baca artikel ini ? Dan ngapain saya nulis ini jika menurut saya tidak akan ada lagi orang yang mau baca artikel dengan keyword "Blogger masih relevan?" misalnya ? 


Tidak ada motif artikel ini untuk dibaca siapapun dan sejujurnya ini saya buat untuk ngisi konten blog saya pasca ganti domain yang harus ditinjau ulang AdSense. Hiks. 

Jadi yasudah, itu saja dan ketika anda ternyata membaca hingga teks ini, GILA.. luar biadab sekali anda awokwokwokwok. 
Becanda.