//
01
CXMT, Harapan Terakhir RAM Suplay, Lenyap Ditelan HBM
Belakangan muncul beberapa narasi optimistik mengenai harapan terakhir industri memory yang bahkan disebut akan membanjiri suplay DDR5 RAM untuk PC consumer, yang digadang-gadang muncul dari daratan China yang memang sedari dulu suka menghancurkan harga retail market di sektor apapun.
Tapi, sepertinya para consumer PC musti menerima kenyataan yang sebenarnya cukup logis dan sudah saya singgung bahkan di artikel saya sebelumnya yang bisa anda baca lengkapnya disini bahwa harapan optimistik itu kurang masuk akal.
CXMT
Karena baru-baru ini CXMT (ChangXin Memory Technologies) teken kontrak jangka panjang (5 tahun) dengan Tencent senilai 48 Triliun untuk suplay data center yang memang sedang dikembangkan oleh China.
Bahkan selain Tencent, Apple juga sudah melobi pemerintah China untuk mengambil pasokan dari CXMT yang update terakhir sedang menegosiasi pemerintah US untuk dibolehkan menambil pasokan dari brand China tersebut, yang notabene CXMT itu sendiri terdaftar sebagai merk yang diblokir Pentagon.
Langkah Apple sendiri bukan untuk mencari harga lebih murah dari pasaran saat ini yang nyatanya itu tidak masuk akal. Yang Apple butuhkan adalah kepastian punya backup yang bisa digunakan untuk kebutuhan mendatang.
Yang artinya, para perusahaan raksasa ini bahkan sedanga rebutan untuk mengamankan pasokan berupa kontrak dengan nilai yang tidak main-main. Dan kalau Apple bisa tembus kesana, jangan pikir bahwa brand lain tinggal diam, mengingat CXMT kabarnya juga akan memperbanyak produksi untuk kebutuhan ini.
Kenapa ini membuat pasar konsumer semakin tidak punya ruang ?
Coba kita lihat sebagai produsen yang butuh margin besar dan operasional lancar dan penuh kepastian.
Alih-alih berspekulasi dengan retail yang punya siklus dan demand nya naik turun, butuh rantai distribusi yang menyebar dan permintaanya tidak stabil, sementara di sisi lain ada konsumen yang pakai pendekatan beli per kontrak dengan pembayaran penuh diawal dengan margin yang jauh lebih besar, distribusi dalam satu jalur besar dan sederhana, ngapain produsen ini repot-repot mikirin market retail yang spekulatif ?
Di artikel sebelumnya bahkan saya bilang kalau, China juga sedang mengembangkan data centernya sendiri yang kalau kita lihat perjalanan selama ini, ketika China saja bisa membuat matahari buatan, maka data center yang akan dibuat juga targetnya lebih besar dari yang selama ini ada.
Apalagi mereka juga di blok AS dalam skema perang dagang yang beberapa tahun terjadi, yang pada akhirnya mau tidak mau China mengembangkan produknya sendiri dengan jumlah yang sangat besar dan semua sudah ada penyerapnya, Tencent, Alibaba dll yang siap dengan lahap menelan berapapun yang mereka butuhkan dan siap membayar.
Nah jadi, coba lah sedikit masuk akal dalam berpikir.
Paradigma Baru
Kenapa sekarang model industrinya seperti ini ?
Sejak beberapa dekade terakhir, PC rumahan adalah market utama di industri semikonduktor, adapun data center juga tidak sebesar saat ini yang semuanya lagi-lagi adalah server untuk pengguna PC. Gamers sebagai salah satu konsumen PC yang paling aktif.
Dan sekarang, PC dibuat bukan lagi hanya untuk manusia, tapi untuk AI. Dan AI ini arahnya bukan hanya menyediakan layanan bagi pengguna PC, jauh lebih luas dari itu.
Industrinya sangat luas dan adaptasinya begitu cepat. Dan ketika segmen Gamers sudah tidak tercantum dalam laporan keuangan NVIDIA, ya itu bagian dari skema pergeseran industri komputasi saat ini.
Ditambah lagi statement Jansen Hwang yang bilang bahwa jika dulu PC dibuat untuk manusia, sekarang PC dibuat untuk AI. Dan itu adalah bagian dari pergeseran Industri yang mau tidak mau memang sedang terjadi saat ini. Bukan cuma sekedar trend sesaat yang kemudian sebentar lagi hilang.
Setidaknya begitu anggapan beberapa user PC yang bahkan ada yang menyebut bahwa "ini hanya permainan" mungkin yang dimaksud permainan seller atau tengkulak menaikkan harga part PC. Tolonglah ... kondisi ini global, bukan sesederhana permainan tengkulak lokal ataupun tengkulak China.
Ini adalah bentuk pergeseran paradigma komputasi yang memang sedang terjadi.
AI Bubble
Ada juga yang dengan entengnya menyebut "Nunggu AI Bubble pecah dan harga kembali normal".
Tidak sesederhana itu. Bubble itu lebih ke sektor ekonomi, sementara pergeseran paradigma itu menyentuh di masalah teknologi, dan keduanya tidak harus saling bertumpu satu sama lain meskipun berkaitan.
Anggap saja bulan depan AI Bubble pecah, HBM tidak lagi dibutuhkan semasif saat ini, Investor menarik dana dan Data server AI tidak lagi beroperasi, kemudian kontrak yang sudah diteken ini berujung pada komponen tidak terpakai dan masuk ke gudang data center.
Tapi karena kontrak produksinya bahkan sampai 5 tahun mendatang, mau jadi bangkai atau gimanapun juga manufacture masih berfokus menyelesaikan kontrak tersebut daripada kena penalty, begitu juga pihak Data Center yang tidak bisa serta merta memutus kontrak dan menghentikan rantai pasokan.
Dan okelah anggap mereka pada akhirnya mengambil langkah pemutusan kontrak secara sepihak dan berlaku semua Data Center yang sebelumnya mengambil sebagian besar produksi HBM, apa kemudian manufacture bisa langsung shifting ke produksi untuk konsumer PC ? Tentu tidak.
Anggap mereka super cepat shiftingnya dan mulai menjual part consumer PC, apakah kemudian mau jual harga murah ? jangan tolol.
Butuh waktu untuk membangun ulang infrastrukturnya dan itu tidak sebentar. Dan selama itu ada begitu banyak dinamika yang terjadi di lini produksi hingga ke retail market.
Intinya, harga RAM, SSD di pasaran tidak akan kembali murah dalam bebrapa tahun kedepan, meskipun dalam skema pecahnya Bubble AI sampai ke pembatalan kontrak HBM diatas.
Yang artinya, untuk rakit PC di tahun sekarang dan beberapa tahun kedepan, tidak akan sama lagi dengan apa yang terjadi di 2024.
Normal Baru
Dan pada akhirnya memang kita musti menerima normal baru untuk part PC memang tidak akan seperti apa yang sudah ditinggalkan dan apa yang dianggap harga tinggi tidak masuk akal saat ini, akan menjadi normal dalam beberapa minggu kedepan.
Misal saja, ini saya amati langsung di market second bahkan, bukan harga baru yang sangat fluktuatif dan berbeda antar toko dan banyak diantara mereka juga listing gaib, disini saya mengamati listing price dari hari ke hari di market second terutama di lini RAM DD5 yang mana bulan April, masih banyak ditemui listing 32GB dengan segala macam spek bertengger di antara 5-6 jutaan per kit second. Dan beberapa minggu kemudian harga mulai memperbarui ke 6jt an per kit yang per Juni, sudah banyak listing di angka mulai dari 6.5 bahkan 7.6 juta untuk satu kit DDR5 32GB 6000 cl30.
Dan setiap hari listing dibawah harga itu cepat sekali lenyap disambar orang. Bahkan saya sering ketemu keluhan konsumen yang bilang "Cari 32gb budget 5 jutaan apakah masih ada?", dan responnya cukup mengkonfirmasi normal baru ini dimana banyak yang bilang "Kalo nemu, saya juga mau, bahkan saya bayar 5.5 juta".
Dan melihat kondisi seperti itu di lapangan, saya melihat bahwa sebagian pengguna sudah menerima harga normal baru tersebut yang kedepannya masih akan terus disesuaikan dengan iklim Global yang semakin mengkerdilkan ruang produksi untuk konsumer PC.
Dan sejauh ini, di Juni 2026, sudah ada begitu banyak juga narasi yang menyebut bahwa harga tidak akan kembali ke pola harga 2024 yang waktu itu masih di dominasi market konsumer PC.
Jadi, dalam konteks ini, paling masuk akal adalah "jangan berharap" dengan standar kita di 2024 sebagai acuan normal, karena Normal 2026 pun sudah jauh berbeda, dan akan terus berubah di tahun-tahun mendatang, tinggal kita juga lihat bagaimana pendekatan adaptif manusia menghadapi perubahan ini, mengingat manusia memang punya skill yang sangat bagus soal adaptasi.


Post a Comment
Ada pertanyaan? Diskusikan dengan penulis atau pembaca lain
Tulis Pertanyaan